Skip to content

Benahi yang Rapi dengan Konmari

Merapikan barang merupakan hal yang merepotkan bagi kebanyakan orang. Bagi saya yang termasuk dalam “kebanyakan orang” dikalimat sebelum ini, merasa selalu ada kata “nanti” untuk memrapikan barang. Berbagai pertanyaan seperti,

Mengapa harus beres-beres rumah jika saya tidak terganggu dengan barang-barang tersebut?

Apakah barang ini perlu disimpan atau dibuang?

Bukankah nanti juga akan kotor lagi?

Dan berbagai pertanyaan lain yang menjadi pendorong dalam mengurungkan niat saya untuk merapikan rumah.

Sumber : Unsplash.com

Sedikit cerita, saya merupakan mahasiswa yang tinggal disebuah kost bersama dengan empat orang teman kelas saya. Kamar saya menjadi tempat untuk berkumpul atau nongkrong jika kami sedang luang . Menurut saya, tidak ada begitu banyak barang berserakan dan kamar ini cukup rapi untuk saya tinggali sehari-hari. Namun entah mengapa setiap selesai berkumpul dikamar bersama teman-teman, selalu saja kamar saya menjadi kotor dan banyak barang berserakan.

Entah saya harus membuang beberapa barang pribadi agar tidak kotor atau membuang teman-teman saya yang tidak bisa rapi, hehe.

Namun…

Setelah saya mengenal dan mempelajari tentang metode Konmari, suatu metode merapikan barang yang diperkenalkan oleh Marie Kondo, saya merasa memang banyak barang kecil seperti kertas dan nota belanja yang tidak langsung saya buang sehingga berpotensi menjadikan kamar terlihat kotor dan berserakan. Apalagi pada masa ujian dimana saya perlu mencetak beberapa materi untuk belajar, namun setelah itu kertas-kertas tersebut saya biarkan menumpuk dikamar.

Poin utama dari metode Konmari adalah menentukan apakah suatu barang memiliki “Spark of joy” atau tidak. Jika iya, maka barang tersebut layak disimpan. Namun jika tidak, maka kita bisa meninjau barang tersebut berdasarkan empat value yang digunakan sebagai pertimbangan untuk menyimpan suatu barang yaitu,

Functional, Informational, Sentimental, dan Rarity.

Berdasar pada metode Konmari tersebut, saya berencana untuk mulai merapikan kamar dengan menerapkan metode ini. Mengkategorikan barang yang saya miliki lalu memilah mana yang memiliki value dan mana yang tidak.


Berbicara mengenai kerapian ruangan, banyak penelitian yang dilakukan oleh berbagai profesional maupun instansi mengenai dampak dari kerapian suatu ruangan.

Penelitian oleh psikolog di Princeton University, Stephanie McMains dan Sabine Kastner, menemukan bahwa kekacauan dapat mengurangi kemampuan kita untuk fokus pada tugas, yang mungkin menjelaskan mengapa beberapa orang tidak tahan bekerja di meja yang berantakan.

Lalu penelitian di University of Navarra, menemukan para sukarelawan membuat lebih banyak kesalahan ketika memasukkan data di lingkungan yang berantakan, daripada di lingkungan yang rapi.

Hal-hal diatas menunjukan fakta dimana suatu ruangan yang rapi dapat membantu kita dalam menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih optimal.


Ada beberapa statement dari Marie Kondo yang ingin saya bagikan disini,

Never discard anything without saying thank you and good-bye

Kata-kata diatas begitu menarik karena menimbulkan kesan dimana setiap barang yang kita miliki setidaknya pernah membantu kita dalam melakukan sesuatu. Maka kita perlu berterimakasih atas perannya dalam hidup kita.

Tidying your physical space allows you to tend to your psychological space

Selagi kita dapat menjaga kerapian ruangan pribadi, maka kita akan dapat berpikir dengan lebih sehat dan bijak. Hal ini menunjukan betapa erat kaitannya kerapian suatu ruang fisik dengan ruang pemikiran seseorang.

Tidying is the act of confronting yourself

Proses memiliah dan memilih barang akan menghadapkan kita dengan emosi diri baik masa lalu atau masa depan. Barang-barang tersebut akan menunjukan hal apa yang sangat kita hargai dalam hidup.


Maka dari itu,

Yok kita benahi diri, benahi hati, benahi yang rapi dengan metode Konmori!

Satu kalimat penutup untuk tulisan ini,

“Does this spark joy?” – Marie Kondo

Terima kasih!

Kamu merasa artikel ini menarik dan bermanfaat? Bagikan ke temanmu sekarang yuk!

Scroll To Top