5 Cara agar Kita Berprinsip Growth Mindset

by bitessize

Ada beberapa hal yang ingin saya bagikan mengenai lingkungan sekitar saya, tepatnya mengenai Mahasiswa yang baru saja lulus dari dunia perkuliahan dan akan beralih menuju dunia pekerjaan. Bermula dari pernyataan, “Lulus cepat tidak menjamin cepat dapat kerja, pun dapat kerja duluan tidak menjamin akan sukses duluan.” Sebenarnya apa sih faktor yang mempengaruhinya?

Simak artikel ini sampai akhir, ya!

Setiap orang pasti memiliki pola pikir yang berbeda-beda dan sangat wajar jika hal itu terjadi. Tapi apa yang membuat seseorang dapat unggul daripada lainnya?

Pada materi sharing session oleh Bapak Firdaus, dijelaskan bahwa pola pikir seseorang dapat dikategorikan menjadi fixed mindset dan growth mindset. Seseorang yang memiliki Fixed mindset dapat dikatakan bahwa dia susah untuk merubah cara pandang dia terhadap seuatu hal, sedangkan seseorang dengan growth mindset akan memiliki pola pikir yang dinamis, dapat berubah seiring dengan penambahan ilmu yang dia dapat, dan juga mengetahui dengan baik tentang dirinya sendiri dan skill yang dimiliki.

Kembali ke cerita tentang lingkungan di sekitar saya, banyak teman-teman yang sudah rampung urusannya di kampus sedang berlomba-lomba mencari pekerjaan. Ada yang mengeluh karena dilarang orang tua untuk kerja di luar kota dan dia menurutinya, ada yang berhenti mengikuti tahap rekrutmen karena citra perusahaan kurang besar, dan ada pula yang menunggu untuk perusahaan ternama di Indonesia untuk membuka rekrutmen karena ia sangat mengharapkan bekerja pada perusahaan tersebut. Tanpa disadari, terjadinya hal-hal di atas adalah bukti bahwa dia membatasi dirinya sendiri untuk bergerak, bereksplor, dan berkembang jauh dari titik dia berada sekarang.

Untuk mengatasi hal tersebut, paling tidak ada 5 cara yang dapat kita terapkan agar kita memiliki prinsip growth mindset.

1. Focus

Fokuslah pada hal-hal yang kita sukai. Mengerjakan sesuatu sesuai dengan yang kita sukai akan membuat kita melakukan dengan lebih maksimal.

2. Learn from great people

Setiap orang tentunya memiliki idola, atau jika kata-kata ‘idola’ terlalu cheesy buat temen-temen semua, mungkin bisa juga digantikan dengan ‘orang yang kita anggap hebat, keren, pintar, dsb’. Pelajarilah dan kenalilah apa yang sebenarnya membuat kita terkagum dengan orang tersebut. Apakah kepintarannya yang perlu kita tiru? Atau pembawaannya yang perlu kita contoh?

3. Learning by doing

Tidak ada yang dapat mengalahkan sebuah pengalaman atau experience. Itulah mengapa belajar dengan mencoba atau melakukannya sendiri akan lebih mudah kita serap ketimbang mendapatkan sesuatu secara instan. Lantas jika kita ingin meng-apply pada suatu perusahaan dan mendapat omongan dari orang, “Ah, jangan daftar di situ. Susah keterimanya kalau nggak lulusan Univ XXX”, apakah kita harus langsung mundur atau kita dapat mencoba dengan memberikan performa terbaik?

4. Be creative

Kreatifitas bukan hanya tuntutan bagi desainer, tapi sudah selayaknya setiap orang memiliki kreatifitas pada dirinya masing-masing. Jadilah kreatif dalam mengahadapi perubahan yang ada. Dengan menjadi kreatif, kita tidak akan bekerja secara monoton dan secara tidak langsung, hal ini dapat mengurangi stress pada diri kita.

5. Be yourself and be happy

Boleh kita mengidolakan seseorang, tapi tetaplah menjadi versi diri kita sendiri. Untuk memahami diri kita sendiri, kita harus tau kapan waktunya memberi istirahat / hangout bagi diri kita dan bagaimana cara kita membahagiakan diri kita.

Nah, jika temen-temen semua udah menerapkan 5 prinsip tersebut, maka dipastikan pikiran kita bisa lebih berkembang. Selamat mencoba dan semangat menerapkan prinsip tersebut!

Kamu merasa artikel ini menarik dan bermanfaat? Bagikan ke temanmu sekarang yuk!