Sumber : gettingsmart.com

Kenapa mindset itu penting? Kenapa kita perlu mindset? Apasih mindset itu? Nah pikiran semacam itu mungkin sering terlintas di benak kita. Pada artikel kali ini, saya akan menjawab terlebih dahulu apa itu mindset.

Dalam buku “The secret Of Mindset”, Adi W Gunawan, mengutip dari kamus elektronika menyebutkan mind-set terdiri dari dua kata : Mind dan set. Kata “mind” berarti “sumber pikiran dan memori; pusat kesadaran yang menghasilkan pikiran, perasaan , ide, dan persepsi, dan menyimpan pengetahuan dan memory”. Kata “Set” berarti ” mendahulukan peningkatan kemampuan dalam suatu kegiatan, keadaan utuh/solid” .

Jadi mindset sebenarnya kepercayaan (belief), atau sekumpulan kepercayaan (set of beliefs), atau cara berfikir yang mempengaruhi perilaku dan sikap seseorang. Lalu, kenapa mindset itu penting? Karena dengan memiliki mindset kita akan memperoleh beberapa manfaat positif seperti :

  1. Hidup jadi lebih bermanfaat karena kita memiliki tujuan hidup yang jelas, kita mau melakukan hal baik dan kita merasa bahwa hidup memang untuk dinikmati dan harus disyukuri.
  2. Kemudian dengan adanya perubahan pola pikir ini bisa membuat hidup Anda berubah menjadi lebih baik, Anda lebih ringan dalam mencapai impian-impian.
  3. Dan yang terakhir adalah perubahan positif ini akan berdampak pada kehidupan Anda serta orang-orang yang ada disekitar Anda.

Maka dari itu, tak ada salahnya bagi kita untuk menata mindset agar bisa menuntun kita ke masa depan yang cerah. Ada beberapa jenis mindset secara umum, kita perlu tahu hal itu agar mampu menerapkannya di kehidupan sehari hari.

  1. Growth mindset adalah tipikal orang yang tidak mudah menyerah. Mereka yang berada dalam katagori ini condong berpikir positif tentang kemampuan mereka dan mampu memperbaiki diri dengan melihat sisi kelemahannya dalam segala hal. Kebanyakan orang dengan cara berpikir growth mindset percaya bahwa kemampuan seseorang itu adalah dinamis dan bisa diperbaiki dengan usaha yang baik. Sebagai contoh, mereka yang tergolong dalam growth mindset ketika mengalami kegagalan akan kembali mencoba dan belajar dari kesalahan atas kegagalannya. 
  2. Fixed mindset adalah tipikal orang yang gampang menyerah dan condong menyalahkan kelemahan dalam diri mereka. Orang-orang seperti ini selalu melihat sisi negatif dalam diri mereka dan menganggap kegagalan sebagai akhir dari segalanya. Mereka yang tergolong dalam fixed mindset condong berpikir negatif jika mengalami kegagalan dalam segala hal dan mudah putus asa tanpa mau mencoba kembali serta menyalahkan takdir.

Nah melihat dari penjelasan diatas, kita tentunya harus terus mengembangkan growth mindset kita. Tidak mudah untuk mengembangkan growth mindset, namun kita harus terus berhusnuzan terhadap Tuhan, diri sendiri dan orang lain agar pemikiran kita selalu terbuka dan mau menerima hal baru agar lebih baik kedepannya.  

“Kebahagiaan hidupmu tergantung pola pikir dan sikapmu”

– Roy T. Bennett

Kamu merasa artikel ini menarik dan bermanfaat? Bagikan ke temanmu sekarang yuk!