Opportunity, robot penjelajah milik NASA ini dulunya mempunyai misi untuk menjelajah permukaan Mars. Untuk menjelajah Mars, Opportunity tidak sendirian. Opportunity ditemani oleh Spirit, robot penjelajah yang identik dengan Opportunity. Spirit berhasil mendarat di Gustev Crater pada 4 Januari 2004. Sedangkan Opportunity mendarat di bagian lain dari Mars yaitu Meridiani Planum pada 24 Januari 2004.

Selfie dari Opportunity ketika panel suryanya ditutupi debu (kiri) pada Januari 2014, dan setelah dibersihkan (kanan) akhir Mei 2014. Foto : NASA

Delapan bulan yang lalu, Opportunity dilanda badai pasir yang hebat. Badai pasir ini bisa membahayakan Opportunity karena pasir akan menutupi panel surya miliknya, sedangkan panel surya ini berperan penting dalam mengisi energi Opportunity. Setelah badai berlalu, Opportunity tak kunjung ‘bangun’. Tak ada tanda-tanda kehidupan dari Opportunity sejak 10 Juni 2018. NASA tentunya juga berusaha untuk mencari tanda-tanda kehidupan rover tersebut.

NASA mengumumkan bahwa Opportunity ‘mati’ setelah berada di planet merah ini selama hampir 15 tahun.

Pesan terakhir dari Opportunity atau yang juga dikenal dengan sebutan ‘Oppy’ :

My battery is low and it’s getting dark.

Opportunity didesain untuk hanya bisa menjelajah selama 90 hari (Martian days) saja dengan jarak tempuh sekitar 1000 meter atau 1 kilometer. Kenyataannya, Opportunity mampu melebihi limitasi tersebut. Dia bisa menjelajah lebih lama 60 kali dari yang seharusnya. Tak hanya itu, dia juga mampu menjelajah hingga sejauh sekitar 45 kilometer dan akhirnya ‘beristirahat’ di  Perseverance Valley.

Menariknya, banyak orang yang memberikan bela sungkawa terkait peristiwa ini.

Nilai yang bisa ditarik dari peristiwa ini adalah :

Jangan biarkan orang lain menentukan batasan dirimu. Karena kamu sendiri yang boleh menentukannya.

Berikan hasil yang terbaik yang kamu bisa berikan. Tentunya, juga selalu hargai orang lain. Dengan begitu, orang lain tidak akan meremehkan dirimu.

Ingat, batasan Opportunity sudah ditentukan sejak dia dirancang. Namun nyatanya dia bisa melampaui batasan yang dia punya dan terus memberikan yang terbaik yang dia berikan demi kemajuan manusia. Atas kerja kerasnya, dia dikenang banyak orang walau dia hanyalah sebuah robot.

Sumber : NASA

Kamu merasa artikel ini menarik dan bermanfaat? Bagikan ke temanmu sekarang yuk!