INSIGHT & OUTSIGHT

Your Mind is What Your Mind Feed

by Syahrul Munir

Pernah dengar dan/atau baca istilah yang tercantum di judul artikel ini? Ataupun yang semacamnya seperti contoh di bawah ini?

  • You are what you hear

  • You are what you eat

  • You are what you read

Kalimat tersebut menyatakan bahwa, diri kamu adalah apa yang kamu konsumsi/ yang masuk ke dalam diri kamu.


Kamu bisa bayangkan analogi di bawah ini:

Sebuah teko yang berisi teh, jika dituangkan isinya maka akan mengeluarkan teh.

Sebuah teko yang berisi kopi jika dituang maka akan mengeluarkan kopi.

Sebuah teko yang berisi susu pasti akan mengeluarkan susu.

Apapun yang keluar dari dalam teko, mustahil berbeda dari apa yang dikandungnya.

Teko yang berisi kopi, tidak akan mungkin mengeluarkan susu.

Teko yang isinya minuman beracun, tidak akan mengeluarkan minuman susu segar yang menyehatkan.

Sekarang, ibaratkan dirimu adalah teko tersebut. Dan ingat, bahwa yang keluar dari dalam teko adalah hal yang dikandungnya. Apa yang keluar dari dalam dirimu adalah apapun yang telah kamu masukkan ke dalamnya. Maka coba kamu perhatikan Perkataan, Perbuatan, Tindakanmu.

Berhenti sejenak dan sadari apa saja telah yang kamu konsumsi. Apa yang telah kamu pandang dengan mata? Tontonan apa yang biasa kamu putar? Tulisan apa saja yang kamu baca? Apa saja yang biasa kamu dengar?

Itu semua secara tidak sadar akan berpengaruh pada outcome/ dan akan tercermin dari dalam dirimu.

Jika kamu ingin outcome positif dari dalam dirimu, maka hanya masukkan apapun yang positif ke dalamnya. Ketika kamu sadari apapun yang masuk dalam diri kamu, apakah itu positif? maka Pertahankan!

Dan jika sebaliknya, maka mulai sekarang atau setelah baca artikel ini hingga tuntas, kamu bisa memilah dan memilih terhadap apapun yang kamu masukan dalam dirimu.

Kamu hanya mengijinkan hal positif masuk dalam diri kamu. Gunakan sumber daya semaksimal mungkin untuk sesuatu hal yang positif. Sumber daya; Waktu; Tenaga; Pikiran; Uang.

Sadari kembali seberapa banyak porsi sumber daya yang kamu gunakan.

  • Coba hitung porsi waktu yang kamu gunakan untuk nonton film sampai berseri-seri. Bandingkan dengan porsi yang kamu gunakan untuk menyimak video edukasi seperti TEDx?
  • Coba hitung porsi uang yang kamu keluarkan untuk membeli gadget atau fashion. Kemudian bandingkan seberapa banyak uang yang kamu pakai keperluan edukasi seperti ikut course untuk meningkatkan skill?
  • Coba hitung berapa banyak paket data yang kamu beli dan kamu habiskan hanya untuk keperluan scrolling sosmed dan baca status akun gosip. Bandingkan dengan budget yang kamu keluarkan untuk keperluan membeli buku dan kamu baca untuk memperkaya wawasan?
  • Mungkin kamu sudah tahu kalau banyak podcast di spotify yang bagus dan relevan buat kamu, dan sayang sekali jika spotify tersebut hanya kamu gunakan untuk dengar musik dan nyanyian.

Bukan berarti penulis tidak membolehkan kamu nonton film atau beli gadget. Hanya ingin menggaris bawahi pada seberapa banyak porsi yang sudah kamu berikan di setiap kegiatan yang memberdayakan.


Apa kamu sudah menyediakan porsi sumber daya yang cukup untuk upgrade kapasitasmu?

Terakhir, setelah baca sampai di sini. Kamu bisa mulai bayangkan apa yang saja dikonsumsi oleh setiap penulis yang ada dalam blog ini?

Warren Buffet Quote

Terima Kasih 🙂

Kamu merasa artikel ini menarik dan bermanfaat? Bagikan ke temanmu sekarang yuk!