Parenting 101_

Gaya Pengasuhan Perancis Yang Wajib Kamu Tahu

Al Dinda Rachma Widyansari

Tepat 1 Bulan sejak ditetapkan Work From Home sama kantor Jagoan Hosting, mulailah sebuah adaptasi yang tidak bisa dibilang mudah bagi saya. Karena di tanggal 16 Maret lalu kondisi badan mulai drop dan menular ke Kirana akhirnya kerja dengan penuh perjuangan dan tantangan buat bagi waktu mengurus anak dan fokus untuk mengurus chatbot. Kayak gini nih ilustrasinya …

(Bukan fotoku sama Kirana, ambilnya di Google guys :P)


Seiring dengan berjalannya WFH, di minggu kedua Alhamdulillah si kecil udah mulai faham kalau emaknya nih harus kerja pantengin laptop dari jam 8 - 5 sore dan semua berjalan lancar. Sejak WFH, di sela- sela  kerja (pas istirahat jam 12.00) yang biasanya di kantor makan, sholat, guyon begejekan sama temen, aktivitas itu berganti sama hal-hal kayak bersihin rumah dan nemenin Kirana. Sesuatu hal yang harus dan sangat aku syukuri saat ini.


Karena selalu di rumah terus akhirnya banyak aktivitas yang belum pernah dilakukan jadi bisa dilakukan sekarang. Mulai rajin masak, bikin kue dan dessert, nonton film, 15 minutes workout sampai baca buku. Dan dari beberapa buku yang baru aja aku beli, saat ini aku sedang membaca buku parenting judulnya Bringing Up Bebe, sebuah buku pembelajaran parenting orang Perancis. Aku beli di Togamas cuma 75.000 aja via online disini https://togamas.com/.  Penampakan bukunya ini guys :

Dari buku ini, banyak beberapa perbedaan yang aku alami sebagai orang Indonesia khususnya orang Jawa dengan pengasuhan gaya Perancis ini rek. Mulai dari masa kehamilan sampai ngasuh anak. Di artikel ini, aku rangkum beberapa poin yang bisa aku share ke teman-teman terkait pengasuhan gaya Perancis. Poin-poin ini gak cuma buat teman-teman yang sudah menjadi orang tua, karena belajar parenting itu bisa dimulai sejak sebelum menikah biar setelah nikah dan punya anak gak awkward dan takut buat mengasihi si kecil :


  • BUKAN TIPE NGIDAM NGIDAM CLUB

Ngidam menurut hellosehat.com adalah istilah untuk menggambarkan kondisi ibu hamil yang menginginkan makanan atau minuman tertentu.

Mayoritas orang Perancis tidak sepenuhnya percaya pada kondisi ini. Karena menurutnya, calon bayi di perut ibu tidak pernah merasakan makan Sushi atau Ramen dll, bagaimana mungkin si Ibu menginginkan Sushi dan bilang jika itu adalah keinginan bayi. Orang Perancis percaya bahwa kehamilan bukan merupakan tiket untuk si Ibu bisa makan apapun dan sebanyak apapun. Tapi yang mereka concern adalah dari sisi Asupan Gizi nya. Alih alih saat hamil makan sembarangan, bumil bumil di Perancis memilih untuk nyemil Wortel daripada gorengan. 


  • TIDAK GRUSA GRUSU SAAT DENGAR ANAK NANGIS

Ketenangan merupakan hal yang paling mendarah daging dalam tipe pengasuhan Gaya Perancis. Mereka menerapkan sistem Jeda. Setiap dengar anaknya menangis, ibu-ibu Perancis tidak keburu untuk menggendong si bayi tapi memberikan ruang pada si bayi untuk meluapkan emosinya dan mengendalikan diri mereka. Karena tidak semua tangisan bayi mengartikan dia ingin digendong, tapi bisa jadi merupakan bagian dari siklus tidurnya. 


  • MENUNGGU

Sejak kecil, anak-anak selalu diajarkan untuk MENUNGGU. Di semua aspek. Kebiasaan orang Perancis di akhir pekan atau weekend adalah membuat roti. Anak usia 3 tahun sudah mulai diajarkan untuk membantu ibunya membuat roti. Karena membuat roti bagi mereka adalah cara untuk melatih kesabaran sejak kecil. Menariknya lagi, roti yang sudah dibuat tidak langsung dimakan dan anak-anak Perancis paham akan hal ini. Mereka menunggu jadwal makan cemilan biasanya di sekitar pukul 16.30 setiap harinya. Kesabaran yang dilatih sejak kecil ini, membentuk sifat-sifat anak Perancis yang tenang dan faham bahwa keinginannya tidak semua harus dituruti karena mereka sadar akan batasan yang diterapkan sama orang tuanya sejak kecil.

 

Gitu guys! Kembali lagi, pengasuhan gaya Perancis bukan cara pengasuhan yang terbaik. Bukan! Semua kembali sama hal-hal baik yang kita yakini bisa kita turunkan ke anak-anak kita nantinya dan kembali ke sudut pandang kita sama pengasuhan anak itu seperti apa. Semoga beberapa poin di atas bisa diambil baiknya sama temen-temen sehingga kita bisa menemani anak-anak berproses dengan baik sejak kecil. Aaamiin.


"Parenting is Hard, especially trying to be patient with little version of impatient you"

Kamu merasa artikel ini menarik dan bermanfaat? Bagikan ke temanmu sekarang yuk!