Mengenal Personalitas dalam Dunia Kerja

Cr: Google

Personalitas / kepribadian / karakteristik adalah sifat alamiah yang dimiliki oleh tiap-tiap manusia. Maka dari itu, tiap-tiap karakteristik yang dimiliki manusia itu unik dan tentunya akan berbeda-beda antara satu sama lain. Namun, seringkali kita merasa bahwa diri ini tidak mengetahui apa yang kita inginkan atau butuhkan. Hal itu terjadi dikarenakan kita belum mengenal kepribadian diri sendiri. Dengan mengenal kepribadian apa yang kita punya, kita dapat mengembangkan potensi dalam diri sendiri dan dapat kita sesuaikan juga dengan posisi yang saat ini kita lalui.

Ada banyak tes ataupun seleksi kepribadian yang seringkali digunakan pada saat akan melamar pekerjaan. Seleksi ini tidak asal-asalan dibuat, tes ini bertujuan untuk mengetahui potensi yang kita punya dan dapat memberikan pertimbangan mengenai posisi yang akan kita tempati. Bermacam-macam karakteristik yang ada dalam diri manusia ini mempunyai sisi positif dan negative nya. Maka dari itu tes kepribadian yang ada dan tentunya didampingi oleh profesional dapat memberikan sedikit gambaran apa-apa yang harus kita lakukan dan hindari demi mengembangkan potensi yang kita miliki.

Ada beberapa metode yang dikembangkan oleh ahli psikologi dan bisa kita gunakan untuk mengetahui kepribadian yang kita miliki, yaitu:

Carl Jung

Carl JungMerupakan ahli psikologi pertama yang mengenalkan tipe-tipe kepribadian yang ada dalam diri manusia. Ahli psikologi asal Swiss ini membagi kepribadian manusia dalam tiga tipe, yaitu introvert, ekstrovert, dan ambivert.

Myers-Brigss (MBTI)

Metode satu ini, beberapa waktu terakhir cukup booming dikalangan masyarakat. The Myers Briggs Type Indicator atau yang biasa disebut dengan MBTI adalah metode yang digunakan untuk mengetahui kepribadian seseorang dalam pengambilan keputusan atau dalam kehidupan sehari-hari yang dibagi dalam beberapa dimensi, antara lain:

  1. Introvert (I) – Ekstrovert (E) digunakan untuk mengetahui pemusatan perhatian
  2. Sensing (S)Intuition (N) digunakan untuk mengetahui bagaimana cara memahami informasi dari luar
  3. Thinking (T)Feeling (F) digunakan untuk menarik kesimpulan atau sebuah keputusan
  4. Judging (J)Perceiving (P) digunakan untuk mengetahui dimensi pola hidup

BIRD (DOPE)

Metode BIRD ini digunakan untuk mengetahui kepribadian manusia berdasarkan sifat-sifat yang dimiliki seorang burung. Terbagi menjadi 4 burung yang menjadi acuan dalam metode jenis ini, yaitu:

  1. Dove (Merpati) dimiliki oleh seseorang yang mempunyai empati tinggi, suka menolong, dan dapat menjadi anggota tim yang baik
  2. Owl (Burung Hantu) dimiliki oleh seseorang yang mempunyai karakter bijaksana, perfeksionis, dan mengandalkan logika dalam berpikir
  3. Peacock (Burung Merak) dimiliki oleh seseorang yang mempunyai karakter optimis, antusias, suka menjadi pusat perhatian, dan passionate pada tiap hal yang dilakukan
  4. Eagle (Burung Elang) dimiliki oleh seseorang dengan kepribadian yang mempunyai fokus yang baik, kuat, dan mandiri

BIG 5

Sesuai Namanya, teori sifat kepribadian model lima besar ini dibagi menjaddi lima tipe kepribadian, yaitu:

  1. Openness. Merupakan tipe yang mempunyai ketertatikan terhadap hal-hal baru dan mempunyai semangat untuk belajar hal baru
  2. Conscientiousness. Merupakan tipe yang mempunyai kepribadian selalu berhati-hati dan penuh pertimbangan dalam mengambil keputusan. Juga, merupakan pribadi yang disiplin dan dapat dipercaya
  3. Extraversion. Merupakan tipe kepribadian yang menebar energi positif dan mudah bersosialisasi, hidup berkelompok, dan juga tegas
  4. Agreeableness. Tipe kepribadian ini cenderung netral dengan cara ingin menghindari konflik dan patuh pada individu lainnya
  5. Neuroticism. Merupakan tipe kepribadian yang mampu menilai kemampuan seseorang dalam menahan tekanan atau stress.

Ada banyak macam metode yang bisa digunakan sebagai acuan dalam mengetahui karakteristik diri sendiri. Jika ingin mengetahui karakteristik yang ada dalam diri sendiri, kita bisa mengikuti tes kepribadian dengan dampingan seorang ahli untuk memaksimalkan pengetahuan kita mengenai kepribadian diri sendiri. Dari pengetahuan akan kepribadian ini, diharapkan kita dapat mengembangkan potensi yang ada dan menyesuaikannya dengan posisi yang sedang kita jalani saat ini.

Kamu merasa artikel ini menarik dan bermanfaat? Bagikan ke temanmu sekarang yuk!

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.