Hello,

Apa kabar sob ? sudah mengganti kata sandi akun tokopediamu kah ?

Pertama kali membaca cuitan ini, besar kemungkinan para Nakama masih berjuang keras mencari mengapa data pelanggan bisa bocor

Screen Shot 2020-05-04 at 13.56.00

Sebenarnya, data breach ini bukanlah hal baru. Di luar sana, begitu banyak percobaan yang dilakukan oleh para hacker untuk membobol sistem suatu perusahaan. Berdasar riset dari Norton pada tahun 2012 sudah ada lebih dari 16juta warga Amerika yang datanya dicuri.

Pun demikian dengan perusahaan rintisan di Indonesia. Seolah, mereka menjadi magnet bagi para hacker untuk senantiasa melancarkan serangan.

Oh ya, kenapa saya menyebut penyerang sebagai hacker ? Ya karena mengambil keuntungan dari data yang telah mereka curi.  Buat sobat yang bisa, silahkan saja buka deep web. kamu akan temukan berbagai "harta karun" dunia disana :)).

Lalu, apakah Tokopedia menjadi perusahaan rintisan pertama yang terkena kebocoran data ? oh tentu tidak.

  1. Gojek

https://www.techinasia.com/indian-firm-exposes-go-jek-data-leak

padahal semalem masih bisa dibuka link nya, tapi siang ini udah di take down. 🙁

2. Bukalapak + 3. Youthmanual

terjadi pada tahun 2019. Namun, bocornya Bukalapak lebih menjadi perhatian netizen kala itu.

 

Screen Shot 2020-05-04 at 14.20.28

Dalam keterangan resminya, Bukalapak mengatakan "Tidak ada data penting seperti user password, finansial atau informasi pribadi lainnya yang berhasil didapatkan." tulis siaran pers Bukalapak." Namun, ketika cek di https://haveibeenpwned.com/, dua biji akun saya terdeteksi telah bocor. Pun dengan aplikasinya juga memberikan himbauan agar untuk segera mengganti kata sandi

Screen Shot 2020-05-04 at 14.43.59

4. Hostinger

23 Agustus 2019, Hostinger menerima pemberitahuan bahwa salah satu server telah diakses oleh orang tak dikenal. Mereka mendapat akses ke API tanpa melakukan autentikasi. Sekitar 14juta data pelanggan Hostinger berpotensi bocor. Namun pihak Hostinger bisa segera menambal kebocoran di sistemnya

( update 12 Mei 2020 )

5. Bhinneka.com

Zdnet melaporkan bahwa mereka menemukan belasan website yang datanya bocor. salah satunya adalah Bhinneka.com. lebih dari 1,2 juta data pelanggan dijual di dark web oleh ShinyHunters ( pelaku yang sama dengan kebocoran data Tokopedia ). Saat ini, Bhinneka menggandeng bssn.go.id untuk melakukan investigasi

Ya, memang tidak ada sistem yang aman. Hacker pun sudah memiliki komunitas. Mereka saling berlomba-lomba dan saling berbagi info untuk menjebol sebuah sistem. Beberapa diantara mereka berkomunikasi dengan telegram. Kamu juga bisa join kok sob. Namun, kudu kuat iman ya. Tetap gunakan ilmu untuk hal yang bermanfaat.

 

buat kamu yang mengetahui kejadian data breach lainnya di Indonesia, bisa tulis di kolom komentar dibawah ya. (hy)

-end

Kamu merasa artikel ini menarik dan bermanfaat? Bagikan ke temanmu sekarang yuk!