Skip to content

Otak yang Disiram adalah Otak yang Baik

“Belajar yang bener, dapetin nilai bagus, IPK tinggi biar bisa sukses biar jadi Doktor biar dapet gaji gede.” sudah lumrah sekali terdengar dari mulut orang-orang. Tidak hanya terbatas di kalangan orang tua saja, tidak sedikit pula kawula muda yang mengamini ujaran ini. Sedikit banyak tata cara berpikir ini mempengaruhi pola hidup kita bahwa belajar itu tujuan utamanya gaji dan satu-satunya cara untuk memperoleh gaji besar adalah dengan belajar yang rajin di jenjang pendidikan formal.

Tata cara berpikir ini ikut berperan membuat masyarakat memilik pola pikir yang kaku atau istilah inggrisnya fixed mindset. Gaji boleh saja menjadi salah satu tujuan utama dari proses pembelajaran, tetapi ketika gaji menjadi satu-satunya tujuan utama ya bencana. “Infinete money, infinite happiness.” ungkap teman saya dan saya tidak menyangkalnya. Gaji atau sederhananya uang memainkan peranan penting dalam hidup kita, tetapi fixed mindset yang menuhankan gaji adalah segalanya bisa berpotensi membunuh bakat-bakat terpendam, unik yang ada pada diri seseorang.

Firdaus Albert Audrey dalam sesi materi Growth Mindset Session menjelaskan bahwa “Belajar itu tidak harus dari satu tempat saja, belajar bisa dilakukan di mana saja dengan siapa saja yang dapat memengaruhi pola pikir kita.” Secara sederhana pola pikir bisa dibagi menjadi dua, yaitu:

Pola pikir yang kaku atau Fixed Mindset: Pola pikir ini beranggapan bahwa manusia tidak bisa berubah, dia akan selalu sesuai dengan apa yang dia miliki sejak lahir dan bersifat kaku.

Pola pikir berkembang atau Growth Mindset: Pola pikir ini berpendapat bahwa manusia dapat berkembang dengan cara yang beragam, bersifat dinamis, kreatif, dan selalu ingin tahu akan segala sesuatu.

Inti dari yang ingin saya curahkan di tulisan ini adalah, mbok yo ayo jangan hanya berpatokan kepada hal-hal baku, kaku semacam gaji. Masih banyak aspek hidup lain yang tidak kalah pentingnya. Jangan juga beranggapan sifat, nasib dan keahlian seseorang itu akan segitu gitu aja, peopla changes bra. Jangan juga cuma matok keahlian yang patut dipelajari itu keahlian yang berpotensi duit gede saja.

Sekian dari saya, happy growing!

Kamu merasa artikel ini menarik dan bermanfaat? Bagikan ke temanmu sekarang yuk!

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.

Scroll To Top