Apapun yang kita lakukan hari ini, adalah hasil dari pembelajaran kita, dan faktor dari kebiasaan. Kita terbiasa berjalan, dimulai dari belajar berjalan. Kita terbiasa bersepeda, dimulai dengan belajar bersepeda.

Sama hal nya dengan mendengar, seringkali kita hanya ingin mendengar apa apa saja yang hanya kita ingin dengar. Sisanya? Yang tidak ingin kita dengar? Kita tepis saja dengan ego kita, tanpa peduli apa yang dimaksud dari sesuatu yang ingin orang lain katakan kepada kita.

Dalam sebuah hubungan (misal dalam hubungan pertemanan), Mendengar ternyata bisa menjadi bumbu yang dapat mempererat hubungan. Karena mendengar merupakan sebuah bukti bahwa kita peduli terhadap apa yang dikatakan/diceritakan orang lain pada kita. Seseorang akan merasa lebih dekat dengan kita, jika kita bisa menjadi pendengar yang baik. Lalu bagaimana caranya?

Ini ada beberapa tips dari pribadi (pengalaman) saya, dan hasil dari belajar dari sumber lain juga, yang mungkin bisa teman teman coba pelajari:

1. Dengarkan orang lain untuk mengumpulkan informasi. Belajarlah mendengar sebelum beradu argumen, menolak, dan membandingkan situasi. Informasi yang kita dengar mempengaruhi sikap kita.

2. Mendengar untuk memberi jawaban atau menyelesaikan masalah.

3. Mendengarlah sebagaimana mestinya. Belajarlah mendengar karena memang kita harus mendengar, bukan karena kita ingin mendengar.

4. Mendengarlah agar kita nyambung dengan orang lain. Jika kita ingin membangun hubungan yang lebih erat, pastikan untuk belajar memperhatikan apa yang orang lain katakan. Belajarlah untuk mendengar dulu sebelum menolak dan berdebat dengan orang lain. Semakin banyak kita diam dan mendengar, semakin kita bisa mengenal seseorang itu.

5. Mendengarlah agar orang lain tahu kita menghargainya. Tidak ada hadiah yang lebih besar yang bisa kita berikan pada seseorang selain membuatnya merasa berharga karena kita mendengarkan apa yang disampaikannya. Ia akan merasa lebih berarti dan dimengerti. Ketika kita mendengar, maka rasa empati juga tumbuh.

Pernah sekali, saya bertekad untuk menerima untuk diajak ngobrol tentang cerita pribadi seseorang yang notabene nya bukan teman dekat, topiknya pun jelas tidak menarik bagi saya. Tapi harus diingat juga, ego harus dikalahkan. Ada orang yang membutuhkan kita untuk menjadi wadahnya dalam meluapkan sebuah emosi.

Saat mendengar, kita juga bisa belajar menilai mengapa ada perbedaan pendapat antarsatu dengan lainnya. Sehingga kita juga bisa menghargai perbedaan cara pandang itu.

6. Mendengarlah untuk membangun sebuah hubungan. Saat kita mendengar, kita belajar untuk membuka hati kita pada orang lain. Jangan mendengar untuk mendapat sesuatu, tetapi mendengarlah untuk bisa terus bersama dengan orang yang kita kasihi. Semakin kita bisa mendengar, semakin terbuka orang di sekitar kita.

7. Mendengarlah untuk belajar dan bertumbuh bersama. Ketika kita belajar mendengar, bukan berarti kita berada pada posisi yang kalah.

Mendengar justru membuat kita belajar bagaimana caranya untuk berbicara pada orang lain. Tentu, kita tidak ingin mendengar jika perkataan seseorang buruk pada kita. Sebaliknya, kita bisa belajar untuk tidak berkata buruk pada orang lain, bukan?

Kamu merasa artikel ini menarik dan bermanfaat? Bagikan ke temanmu sekarang yuk!

About Beon Angels

Angels tercantyc sekahyangan z:*