Sekali Saja, Cobalah Berangkat Traveling Sendiri!

Ilham Akbar Putra

erik-odiin-539947-unsplash

Budal Dewe ae!

Berawal dari serba cemas dengan pengalaman pertama Solo Travel, sampai akhirnya menjadi ketagihan, dan menemukan alasan kenapa harus solo travel. Penasaran?

Kenapa harus solo traveling jika bisa bersama-sama? Apa untungnya? Yang ada kita malah kesulitan berada di tempat orang yang tak kita kenal.

 


Oh tidak, bepergian bersama keluarga, teman, atau orang tersayang lainnya juga tidak masalah. Kita merasa aman, tidak ada rasa khawatir untuk kesasar, tidak ada rasa was was atas bahaya yang mengintai. Karena kita bersama sama, dan merasa lebih nyaman. Dengan bepergian berasama orang lain. Kita melupakan asumsi tentang hal buruk yang akan terjadi.

 

simon-rae-732820-unsplash

Kenapa harus solo traveling jika bisa bersama-sama? Apa untungnya? Yang ada kita malah kesulitan berada di tempat orang yang tak kita kenal.

Berikut 7 alasan kenapa harus solo traveling!

leio-mclaren-leiomclaren-300910-unsplash

1. Lebih gampang menyelesaikan bucket list.

Di setiap perjalanan, sedikit banyak pasti kita mempunyai 1 bucketlist yang wajib diwujudkan. Karena belum tentu kita bisa balik ke tempat ini lagi next time.
Misal ingin menikmati Sunrise di Puthuk Setumbu, Menonton pertunjukan Tari Kecak di Uluwatu. Dan masih Banyak lagi.

Sekarang ambil kasus menikmati Sunrise di Puthuk Setumbu. Jika ingin diwujudkan, maka otomatis harus bangun lebih pagi dari biasanya. Nah. Bagaimana kondisinya jika kita traveling beramai ramai dan diperparah, hanya beberapa orang yang ingin pergi kesana? Belum lagi effort membangunkan teman satu persatu lebih pagi. Akan membutuhkan banyak perjuangan lagi kan? Juga rasa sungkan kepada teman yang lain karena berpisah tujuan jadinya. hehe

glenn-carstens-peters-190592-unsplash

2. Bisa lebih percaya diri.

Sebelum berangkat, saya selalu dijejali dengan pertanyaan serba "bagaimana kalau?"
bagaimana kalau saya nanti kesasar? bagaimana kalau nanti saya kena todong orang asing? bagaimana kalau barang saya ada yang dicuri? apakah disana benar benar aman?
Tapi setelah semuanya terbeli, mulai dari tiket perjalanan, booking penginapan, sewa ini itu. Otomatis kita terdorong untuk berangkat. Bondo nekat! Dan perlu kita percayai. Masih lebih banyak orang baik daripada Orang gak baik, hanya saja kita yang menganggap mereka asing, sehingga kita snediri menjadi merasa insecure.

 

randy-jacob-358648-unsplash

3. Kemungkinan mendapat teman traveler lebih besar.

Pernah waktu ke Bali sendirian dalam rangka ingin merayakan nyepi. Saya benar benar sendirian, tidak menghubungi teman di Bali. Pas Nyepi pula! Waktu itu saya benar benar memiliki banyak teman baru yang terhubung karena memang didorong oleh kondisi. Mulai dari teman bercakap waktu menonton pertunjukan Ogoh ogoh. Teman hunting mendadak ketika mengunjungi festival Omed-omedan. Teman dari Swiss yang berawal dari ingin menjadi model di Pantai Balangan. Belum dihitung teman dari jawa yang ketemu di Bis, kapal. Dll.

Dari sini kita bisa memanfaatkan jaringan baru ini untuk bisa lebih mengenal banyak orang. Lalu setelah kenal? Manfaatnya memang gak langsung. Tapi nanti pasti butuh. Misal kalau mau ke Swiss (amin). bisa juga menghubungi teman yang baru kenal tadi. hehe

steven-lewis-342-unsplash

4. Bisa berinteraksi lebih dengan warga lokal.

ini adalah part yang paling saya suka. Bercengkrama dengan warga lokal. Percayalah, warga lokal itu penuh dengan keramahan dan sumber pengetahuan untuk perjalanan kalian.

Dulu waktu mau interaksi sama orang yang ada di desa adat Panglipuran di Bali saja sangat takut. yang ada dibayangan saya orangnya kolot, kaku, tidak mau menerima orang asing. Eh ternyata pemikiran saya tersebut salah total.
Orang sana baik baik, welcome dengan orang asing, dan mereka yang memberikan saya berbagai informasi untuk perjalanan saya selanjutnya. Bahkan saya diajak ditawari masuk ke rumahnya, meliput aktifitas paginya, sampai dibikinkan sarapan 🙂

maksym-ivashchenko-1187724-unsplash

5. Waktu & Energi yang fleksibel.

Dengan solo traveling, kalian tidak perlu memikirkan orang lain. Kapan harus berhenti, kapan harus lanjut berjalan, dan mau pergi ke mana, semua pilihan kita. Ada yang suka pergi ke museum, menikmati sejarah setiap kota, ada yang senang pergi ke alam bebas, ada juga yang senang berdiam diri di pinggir sungai memikirkan banyak hal. Semua hal itu akan sangat sulit dilakukan jika traveling bersama-sama, karena kalian harus saling berkompromi untuk menentukan pilihan.

Kalian tidak senang tempat tersebut? Bisa langsung pergi. Ingin beristirahat dan menikmati pemandangan? Berhenti dan nikmati pemandangannya. Semua pilihan tersebut bisa kalian lakukan tanpa perlu berkompromi dengan siapapun jika traveling sendirian.

artem-bali-646336-unsplash

6. Hemat Uang

Ini sangat berhubungan dengan sebelumnya. Kalian bisa memilih tempat-tempat yang kalian senangi dan kunjungi. Tidak suka ke suatu pulau karena mahal? Bisa dilewatkan. Tidak suka masuk ke wahana seperti Ancol, atau mau Ngemall ? Bisa dilewatkan. Semua itu bisa juga menghemat uang. Berbeda halnya jika ada teman traveling yang ingin berkunjung ke suatu tempat dan kita terpaksa ikut, uang kalian pun akan habis sia-sia. Jadi mbatin kan? :)))

sharon-mccutcheon-556371-unsplash

7. Meningkatkan skill sosial.

Mau tidak mau, traveling sendirian akan meningkatkan kemampuan bersosialisasi kalian. Karena peribahasa bilang, jika malu bertanya, bisa saja tersesat di jalan. Selain itu, kalian juga bisa terlatih untuk terus berkomunikasi dengan warga lokal ataupun turis asing ketika sedang menunggu makanan, melihat pertunjukkan, sampai ketika tersesat tak tau arah jalan pulang.

Saya pun senang melakukan hal tersebut, untuk terus berbagi dan bertanya ketika sedang di perjalanan, ketika sedang menikmati suatu tempat, hingga ketika sedang menunggu makan. Semua hal tersebut saya lakukan untuk menambah wawasan dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi.

priscilla-du-preez-697322-unsplash

Banyak hal menarik yang bisa kalian dapatkan jika traveling sendirian. Pengalaman baru, teman baru, hingga wawasan yang luas adalah beberapa alasan kenapa harus solo traveling.

Sekarang, giliran kalian yang masih ragu untuk solo traveling, karena sebenarnya solo traveling itu menyenangkan!

 

david-marcu-5298-unsplash

Nah, kalian ada pengalaman menarik selama solo traveling? Atau mau diskusi? Bisa share di kolom komentar ya!

Buat yang belum pernah nyoba solo traveling, sudah saatnya mulai mencoba!

Kamu merasa artikel ini menarik dan bermanfaat? Bagikan ke temanmu sekarang yuk!

About Beon Angels

Angels tercantyc sekahyangan z:*