Mindset adalah pandangan mental individu yang mempengaruhi pendekatan orang dalam menghadapi suatu kejadian/peristiwa. Mindset dibagi 2 jenis yaitu growth mindset dan fixed mindset. Growth mindset dan fixed mindset dikemukakan oleh Carol Dweck yang merupakan seorang professor di Stanford University, California, Amerika.

Kalau kalian ingin tahu apa perbedaan growth mindset dan fixed mindset. Tenang…. Aku akan memberitahu kalian di artikel ini. Simak baik-baik ya!!.

GROWTH MINDSET

Growth Mindset atau mindset berkembang berdasarkan kepercayaan bahwa kualitas atau kemampuan seseorang dapat ditingkatkan dengan usaha-usaha tertentu. Tipikal orang growth mindset ini tipikal orang yang tidak mudah menyerah dan selalu berpikiran positif. Mereka yang memiliki pola pikir growth mindset ini ketika mengalami kegagalan mereka akan bangkit dan mencoba kembali .Seseorang dengan pola pikir growth mindset akan menganggap bahwa kegagalan bukanlah akhir dari perjalanan namun awal dari perjalanan mereka untuk meraih apa yang mereka inginkan. Adapun ciri-ciri orang dengan pola pikir growth mindset yaitu :

  1. Menerima tantangan dan serius menjalankannya.
  2. Tetap memandang kedepan bahwa kegagalan bukanlah akhir segalanya.
  3. Menemukan pelajaran dan memperoleh inspirasi dari kesuksesan orang lain.
  4. Belajar dari kritik.

FIXED MINDSET

Fixed Mindset atau mindset tetap berdasarkan kepercayaan bahwa kualitas atau kemampuan seseorang telah ditetapkan. Tipikal orang fixed mindset kebalikan dari orang growth mindset yaitu orang yang mudah menyerah dan selalu menyalahkan kegagalannya. Mereka dengan pola pikir ini selalu melihat sisi negatif. Saat mereka mengalami kegagalan mereka akan mudah putus ada dan menganggap bahwa ini memang takdir mereka. Juga mereka menganggap bahwa kegagalan akhir dari perjalanan mereka dan mereka tidak perlu melanjutkannya lagi karena mereka telah gagal. Adapun ciri-ciri orang dengan pola pikir fixed mindset yaitu :

  1. Menghidari suatu tantangan.
  2. Mudah menyerah atau cepat putus asa.
  3. Beranggapan bahwa usaha tidak ada manfaatnya.
  4. Beranggapan bahwa kegagalan sudah merupakan takdir mereka.
  5. Tidak mempedulikan kritik.
  6. Merasa terancam dengan kesuksesan orang lain.

Mungkin setiap orang memiliki pola pikir yang berbeda-beda begitupun dengan aku. Namun, jangan sampai kita memiliki pola pikir fixed mindset yang menganggap bahwa kegagalan merupakan akhir dari segalanya dan itu sudah takdir yang tidak dapat. Sebaliknya, jika kita memiliki pola pikir growth mindset yang selalu berpikir positif dan menganggap bahwa kegagalan bukanlah akhir namun awal yang lebih baik, maka kita bisa mencapai segala impian dengan mudah.

Referensi dan Sumber Data :

https://www.seputarpengetahuan.co.id/2017/12/pengertian-mindset-jenis-komponen-proses-terjadinya.html#Pengertian_Mindset

Kamu merasa artikel ini menarik dan bermanfaat? Bagikan ke temanmu sekarang yuk!