Pernahkah kalian mendengar istilah konmari? Sedikit asing ya? Jadi, konmari ini merupakan metode untuk mengorganisir barang untuk menjadi lebih rapi yang dicetuskan oleh wanita asal Jepang bernama Marie Kondo.

Ada beberapa kategori dalam melakukan konmari ini, diantaranya :

  1. Clothes (Pakaian, sepatu, tas, dll)
  2. Buku
  3. Kertas
  4. Komono (pernak-pernik)
  5. Memento (benda sentimental)

Nah dari kelima kategori itu, kita harus bisa memilah mana benda-benda yang harus disimpan dan mana benda-benda yang harus kita lepas. Entah dibuang karena memang rusak dan tidak bisa diperbaiki atau kita donasikan.

Bagaimana kita tahu benda-benda mana yang harus disimpan dan mana yang harus dilepas? Pertama, kita harus merasa bahwa benda itu sparks joy, ya kita suka dengan benda itu. Kalau sudah tidak suka, tidak sparks joy lagi, itu artinya kita harus melepaskannya.

Kedua kalau masih bimbang, kita bisa pertimbangkan empat aspek berikut, yakni :

  1. Functional : Benda itu masih berfungsi dengan baik kah?
  2. Informational : Benda itu memiliki informasi penting atau tidak?
  3. Sentimental : Apakah benda itu memiliki kenangan indah tersendiri?
  4. Rarity : Apakah benda itu susah didapatkan?

Jika semakin banyak nilai yang memenuhi pada benda tersebut, maka kita masih bisa menyimpan benda itu. Tapi jika benda tersebut hanya memilliki sedikit nilai yang memenuhi, lebih baik kita lepaskan saja.

Tapi selain kelima kategori ‘fisik’ di atas, ternyata konmari juga bisa diterapkan secara digital loh! Konmari ini bisa kita terapkan di penyimpanan file laptop maupun ponsel kita.

Tentu banyak dari kita yang melakukan swafoto dan kebanyakan pose yang kita ambil ini bisa dibilang tidak berbeda jauh. Nah, disinilah konmari ini diterapkan. Lihat kembali semua swafoto yang pernah kita ambil, kemudian pilih satu atau dua foto untuk disimpan sementara yang lain kita hapus.

Tentunya foto yang kita simpan harus sparks joy untuk kita. Kalau masih bingung? Pertimbangkan empat aspek di atas.

Kemudian rapikan semua file yang ada di laptop maupun ponsel kita. Kita kelompokkan menjadi beberapa folder untuk memudahkan kita saat ingin mencari file tersebut.

Saya sendiri ternyata secara tidak sadar sudah melakukan metode konmari digital ini sejak dulu. Saya suka mengelompokkan file menjadi 7 kategori, yakni Document, Download, Music, Pictures, Video, Virtual Machine, dan satu folder kosong.

Di dalam folder Document saya juga membuat beberapa subfolder lagi. Saya kelompokkan berdasarkan dokumen pribadi, kerja, dan sekolah. Sedangkan folder Download berisi file-file hasil download yang belum sempat saya kelompokkan sesuai format filenya.

Music, Pictures, dan Video sesuai namanya saya gunakan untuk menyimpan file-file dengan format mp3, jpeg/png, dan mp4. Untuk folder random yang terakhir biasanya saya gunakan untuk menyimpan hasil tangkapan layar atau catatan kecil yang belum saya olah. Sebulan sekali saya akan mengecek folder random ini untuk melakukan pembersihan.

Jadi, sudah tertarik untuk melakukan konmari?

Kamu merasa artikel ini menarik dan bermanfaat? Bagikan ke temanmu sekarang yuk!