Photo by Vadim Sherbakov on Unsplash

Metode Konmari adalah metode merapikan barang yang dibuat oleh Marie Kondo, seorang penulis dan konsultan tata ruang asal Jepang. Pendekatan metode ini dengan merapikan barang berdasarkan kategorinya bukan berdasarkan lokasi. Kategori tersebut dimulai dari pakaian, buku, kertas, komono/aksesoris kecil (barang-barang lainnya), dan terakhir barang-barang sentimental.

Simpan barang-barang yang hanya memicu kebahagiaan/spark of joy lalu buang barang-barang yang tidak lagi memicu kebahagiaan untuk diri kamu. Caranya merasakan spark of joy pada barang adalah dengan merasakan dan menyentuhnya. Inilah yang menjadi perbedaan metode KonMari dengan metode merapikan lainnya. Barang yang berguna dan membuat hidup kamu lebih mudah juga merupakan indikasi dari joy.

The KonMari Method™ encourages tidying by category – not by location – beginning with clothes, then moving on to books, papers, komono (miscellaneous items), and, finally, sentimental items. Keep only those things that speak to the heart, and discard items that no longer spark joy. Thank them for their service – then let them go.

shop.konmari.com

Meng-KonMari-kan Diri

Ada enam aturan dasar dari metode KonMari.

  1. Berkomitmen untuk merapikan.
  2. Membayangkan gaya hidup ideal kamu.
  3. Eliminasi barang terlebih dahulu.
  4. Rapikan berdasar kategori bukan lokasi.
  5. Ikuti urutan dengan benar.
  6. Spark of joy.

Mini Tidying Up Festival!

Untuk memulai KonMari saya mulai dengan pakaian. Saya mempunyai laci pakaian yang terdiri dari tiga bagian. Laci paling atas berisi kertas-kertas penting (seperti sertifikat) sampai yang nggak penting sama sekali. Selanjutnya, di laci kedua adalah tempat baju. Dan terakhir di laci ketiga berisi celana, pakaian dalam dan kaos kaki (ini biasanya yang paling penuh).

Diatas laci pakaian ini biasanya saya menaruh barang secara acak, seperti dompet, buku catatan kecil, pulpen, dan barang-barang kecil lainnya.

Sebelum KonMari

Setelah melakukan KonMari, benda-benda diatas laci banyak yang saya eliminasi, sehingga hanya beberapa barang yang sesuai kebutuhan (fungsionalitas-nya) dan yang sukai saja yang terlihat. Pada bagian laci paling atas saya banyak membuang beberapa kertas-kertas yang tidak saya gunakan. Lalu baju-baju di laci kedua saya hanya merapikan lalu melipatya dengan metode KonMari, sedangkan untuk laci ketiga ada beberapa barang yang dieliminasi.

Sesudah KonMari

Metode KonMari dalam melipat pakaian juga saya gunakan. Jadi hasil akhir lipatan baju diletakan secara vertikal/berdiri. Ini membuat banyak ruang yang dihemat pada lemari pakaian dan membuat kita lebih mudah saat memilih pakaian.

Tutorial dasar melipat pakaian KonMari bisa kamu simak di bawah ini.

Satu hal yang saya sadari setelah KonMari adalah sebenernya banyak barang-barang yang tersimpan yang berawal dari alasan “ah, kayaknya ni barang bakal berguna nanti” hingga akhirnya barang itu hanya menumpuk saja. Barang-barang ini yang akhirnya saya eliminasi (di laci paling atas), karena setelah dipikir-pikir barang ini sama sekali nggak ada nilai fungsionalitasnya atau ada nilai informasi yang saya butuhkan.

Sekian artikel ini, semoga bermanfaat.

Referensi:
About KonMari | The Official Website of Marie Kondo

Kamu merasa artikel ini menarik dan bermanfaat? Bagikan ke temanmu sekarang yuk!