KONMARI, kata yang baru pertamakalinya saya dengar ketika ada sharing di acara kantor tentang “berbenah menantukan arah”. Jadi konmari adalah metode berbenah / bersih-bersih / merapikan dengan cara memisah mana barang yang harus dipertahankan dan mana barang yang harus dibuang.

Ada beberapa tahapan / tips ketika memulai proses tersebut dengan metode konmari seperti. beberapa part tahapan saya lupa, sehingga saya mencari informasi tahapan motode konmari disini

1 membayangkan rumah impian
2. rapikan berdasarkan jenis barang bukan ruangan
3. lipat, jangan gantung
4. simpan barang. yang membuatmu senang
5. prioritaskan dirimu
6. jangan tertukar antara memory & memento
7. manfaatkan barang yang nggak terpakai

Sekilas simple dan sederhana memang. Pada seminar tersebut juga diajarkan cara melibat baju yang benar. Cara menata baju lipatan pada rak. tapi yang paling menarik dan seperti “drama” bagi saya adalah ketika proses pemilahan barang (4 dan 6). kenapa menarik karena hasil seminar tidak seperti realita ketika di kerjakan. ketika di seminar pemilihan barang bisa menggunakan metode dengan istilah “sparks joy” yang artinya kurang lebih simpan barang-barang yang membuatmu senang / nyaman saja.

Ketika implementasi, saya mencoba melakukan penataan almari baju saya. Kondisi rak baju saya sebelumnya seperti ini.

rak bawah
rak atas

Pada tahap awal yaitu mengumpulkan semua barang tanpa terkecuali pada 1 tempat. dan jadilah seperti ini.

seluruh isi rak terkumpul ke satu tempat

Dan inilah momen yang ternyata momen yang sulit bagi saya. karena dalam proses “does it sparks joy for us?” hampir semua barang yang ada di lemari selain memiliki nilai sejarah yang cukup berharga. tetapi juga sayang jika tidak disimpan karena masih baru, jarang dipakai dan lain-lain. Disinilah drama bagi saya dan istri saya. Dan hasilnya hanya sedikit barang yang kita putuskan untuk tidak disimpan.

kemudian kita mencoba untuk mengulangi proses pemilahan barang-barang tersebut. Dan akhirnya bertambahlah barang yang kita putuskan untuk tidak disimpan. Tips yang perlu diingat di proses ini yaitu untuk barang yang tidak disimpan segera letakan di kantung berwarna hitam (pastikan isi tidak kelihatan dari luar) sehingga tidak ada penyesalan / mengambil kembali barang yang sudah dibuang tadi.

barang yang diputuskan untuk tidak disimpan

selanjutnya mulai menata barang-barang yang kita simpan tadi. Proses menata barang-barang tadi kita coba menggunakan metode melibat pakaian yang disarankan oleh konmari. namun bagi saya itu berlaku di rak yang tidak besar. sehingga saya kesulitan untuk menata pakaian di rak yang besar menggunakan metode konmari. Sehingga diputuskan untuk rak besar kami lipat seperti biasa (tetapi lebih kecil dari biasanya). Dan untuk rak yang lebih kecil kami lipat sesuai saran dari konmari (dilipat berdiri). dan jadilah lemari saya seperti ini.

melipat pakaian
rak baju yang telah tertata

So, bagi teman-teman yang ingin mencoba berkonmari. Saya rasa tidak ada ruginya karena ketika proses telah selesai, saya bisa melihat dan merasakan perbedaan lemari kami. paling tidak lemari kami menjadi lebih rapi dan semoga menjadi lebih mudah melakukan pencarian barang yang kami perlukan di lemari tersebut. 🙂

Kamu merasa artikel ini menarik dan bermanfaat? Bagikan ke temanmu sekarang yuk!