09 November 2018. Sore itu, kantor saya kedatangan tamu jauh. Bukan, dia bukan selebgram, bukan juga artis atau menteri. Dia adalah orang biasa saja namun punya ilmu yang luar biasa. Entah, akhir-akhir ini divis HR sedang giat mendatangkan tamu tamu istimewa dengan tujuan berbagi ilmu tentang Self Development kepada para karyawannya. Sebelumnya, saya ucapkan terimakasih kepada BEON yang terus memberikan ilmu yang ciamik soro!

Sebut saja mbak Elsi. Dia adalah praktisi metode Konmari. Konmari, ada yang pernah denger? Kira kira gini singkat cerita dari konmari:

Konmari merupakan sebuah metode beres-beres ala Jepang yang digagas oleh seseorang bernama Marie Kondo. Istilah Konmari diambil dari nama penemunya itu sendiri.

Pada intinya, metode Konmari sendiri berfokus pada menyimpan apa yang membuat kita merasa bahagia dengan melihat, merasakan, dan menyentuh barang tersebut. Disini ada kata kunci yang harus selalu diingat:

Melepaskan apa yang sudah tidak perlu di pertahankan, bukan mempertahankan apa yang perlu di pertahankan.

Sedikit bingung ya? Iya sama, saya juga awalnya! hehehe. Intinya, 2 kalimat diatas itu berbeda. Mindset kita perlu diubah untuk melakukan berbenah. Set pikiran kita untuk melepaskan yang tidak perlu, bukan mempertahankan apa yang perlu di pertahankan. Karena jika kita ambil kalimat pertama, maka kita barusadar bahwa ternyata banyak barang yang sudah tidak perlukan, namun sok sokan kita pertahankan. Entah karena ada kenangannya (barang pemberian mantan misalnya) , atau ada nilai kelangkaan (gak mudah ditemukan). dan ada faktor lainnya.

Nanti deh, kalau saya sudah dapat copy materinya, akan saya share disini. Kalau saya jelasin materinya, panjang dong ceritanya hehehe.

Oke, jadi saya ingin cerita. First impression pasca mendengar materi konmari: “Saya cepat ingin punya rumah sendiri!!” hahahaha. Iya, jadi pingin punya personal space, yang bener bener personal. Yang mencerminkan saya, yang Sparkling Joy! *terimakasih btw untuk motivasinya mbak elsi.

Disini saya masih belum menerapkan metode berbenah konmari, karena memang kondisi rumah yang share dengan teman, dan belum sempat berkomunikasi untuk melakukan hal ini bareng bareng. Lantas, yang saya lakukan terlebih dahulu adalah berbenah konmari dari sisi digital. Ya. Google Drive. Salah satu media penyimpanan saya yang sangat riskan. Pasca sharing konmari, langsung saya tata. Kira kira seperti ini penampakannya.

Karena saya giat melakukan perjalanan dan mengabadikannya dalam kamera, otomatis saya harus punya data backup. Di Sharing sesion konmari kemarin, mbak elsi juga mengatakan bahwa untuk metode konmari digital, setidaknya harus ada 2 data backup. Jadi selain di laptop, saya menyimpan data data foto perjalanan saya di HDD eksternal, dan di google drive. Saya giat sekali untuk melakukan bersih bersih secara digital. Di HP, saya termasuk orang yang tidak hobby menyimpan foto lama lama. Kalau memang bukan foto yang mengandung nilai sentimental. EHE. Ya, google drive adalah gudang sesungguhnya untuk foto foto saya.

Soon, saya akan share tentang pengalaman konmari saya setelah saya beberes rumah, lemari, kamar, dan lingkup lainnya. Ditunggu, Yha!!

Salam.

Kamu merasa artikel ini menarik dan bermanfaat? Bagikan ke temanmu sekarang yuk!

About Beon Angels

Angels tercantyc sekahyangan z:*