Siapa sih yang nggak seneng kalo uda menemukan zona nyamannya? Semua orang pasti betah banget. Tapi sadar nggak sih kalo terlalu lama berada di zona nyaman akan menghambat perkembangan?

Sebelum kita membicarakan tentang zona nyaman dan kaitannya dengan growth mindset, kita akan bahas dulu secara ringkas tentang growth mindset. Apa sih growth mindset itu? Sederhananya ya pemikiran untuk terus berkembang dan dinamis.

Sadar kan bahwa dunia selalu mengalami perubahan di setiap harinya? Ada banyak perubahan yang terjadi. Begitu pun juga dengan kita. Kita juga akan terus tumbuh dan menghadapi berbagai hal ke depannya.

Ketika kita masih kecil rasanya ingin cepat-cepat menjadi dewasa. Bagi kita yang masih kecil, menjadi orang dewasa sangat menyenangkan. Kita bisa bebas melakukan apa pun yang kita mau. Barulah setelah menginjak umur 20an kita tersadar, menjadi orang dewasa tidak seindah yang kita bayangkan saat kita masih kecil.

Di umur 20an ke atas kita dituntut untuk sukses dalam hal apa pun. Lingkungan sosial kita seakan-akan menuntut untuk kita harus segera lulus kuliah, segera mendapat kerja, segera mendapatkan jodoh, segera menikah, segera punya anak, segera punya rumah, segera punya perusahaan dan segera segera yang lainnya.

Meski sudah berumur 20+ belum tentu, seseorang juga akan dewasa secara pikiran. Bagi sebagian orang, mereka terjebak di zona nyaman dan enggan untuk berkembang.

Zona nyaman ini ada banyak bentuknya. Menurut saya, zona nyaman merupakan area yang menyenangkan atau bahkan memanjakan untuk kita. Saking nyamannya kita akan terbuai bahwa dunia terus berputar dan kita harus tetap berkembang.

Harus berkembang seperti apa sih?

Menurut saya, perkembangan ini tidak harus yang signifikan. Mulailah dengan langkah kecil. Lambat laun, langkah kecil ini bisa mengantarkanmu pada tujuanmu. Setidaknya ketika kita ada usaha untuk melakukan perubahan menjadi lebih baik, bagi saya itu sudah salah satu bentuk perkembangan.

Misalnya saja, kita memiliki pekerjaan yang tidak memerlukan banyak pikiran, tenaga, dan waktu. Tugas yang diberikan sangat santai. Tapi, gaji yang didapat semakin tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan yang semakin bertambah.

Jika kita tidak berpikir kreatif dan dinamis untuk menambah penghasilan, maka kita akan stuck di tempat yang sama dan tidak berkembang. Lebih buruknya lagi, permasalahan hidup akan semakin bergulir menjadi besar.

Selain itu, perlu keberanian dan ada banyak bahan pertimbangan ketika akan meninggalkan zona nyaman yang saya contohkan tadi. Misalnya saja, muncul pemikiran, apakah keputusan yang diambil sudah tepat, atau merasa takut untuk menghadapi kemungkinan terburuk ke depannya.

Salah satu bentuk perkembangan bukan hanya itu saja ya. Ketika kita ingin mendalami skill yang kita punya dan

Bagaimana cara menumbuhkan growth mindset dan meninggalkan zona nyaman?

1. Kenali diri sendiri

Dari yang saya pelajari di sharing session, yang pertama kita pelajari adalah mengenali diri sendiri. Terdengar sangat sederhana, tetapi begitu rumit.

Kita harus tau siapa diri ini dan apa yang ingin dicapai. Apakah kita sudah memiliki amunisi dan kemampuan yang cukup untuk mendapatkan yang ingin kita capai? Sudah sampai mana usaha kita?

2. Buat Visi Misi

Kenapa sih harus buat visi misi? Tentu saja agar apa yang kita lakukan lebih terarah dan terfokus. Sehingga lebih banyak waktu dan usaha yang bisa kita hemat. Ingat ya, waktu tidak bisa diputar. Jadi manfaatkan waktu yang ada saat ini.

3. Bikin plan Z

Memiliki growth mindset sama artinya dengan siap melepaskan segala hal yang nyaman dan memanjakan untuk berkembang ke arah yang lebih baik. Masa depan pun tidak akan selalu sama dengan apa yang kita bayangkan. Takut untuk melakukan perubahan memang sering menghinggapi perasaan.

Untuk mengatasi perasaan ini, kita bisa memikirkan hal yang terburuk sekalipun dan menyiapkan plan Z. Plan Z ini merupakan rencana yang akan diterapkan jika kemungkinan terburuk terjadi.

“kalo nggak punya plan Z gimana?”

Ya sudah, go ahead ! Tuhan bersama orang-orang yang berjiwa ekstrimm. Kalo kata Kunto Aji sih :


“Biarkanlah semesta bekerja untukmu”

Kamu merasa artikel ini menarik dan bermanfaat? Bagikan ke temanmu sekarang yuk!